Selasa, 17 Februari 2015

puisi perjuangan



Suara hati yakusa
Banyuwangi, 27 januari 2015
Matahari kian teriknya menusuk kalbu
Tak terasa angin sebagai penyejuk rasa
Hanya terasa peluh menetes di jiwa
Keresahan hati di awal sebuah proses
Tiada bekal yg kupersiapkan berHMI
Ya allah..ya tuhanku..
Proses ini sungguh meresahkan
Proses ini sungguh membingungkan
Proses ini sungguh menguras fikiran
Maha suci allah
Engkau maha mengetahu segala keresahan hati
Akan sebuah proses yang ku alami
Apakah beproses di HMI adalah sebuah kesalahan?
Apakah aku tak pantas mencari dan menorehkan tinta-tinta pengetahuan di himpunan?
Senantiasa komitmen pada YAKUSA
Bertanggung jawab sebagai kader
Aku merasa diri ini menjadi kerdil
Apakah aku harus menyerah dan berhenti berproses?
Tapi..
Aku bukanlah seekor kerbau yang hanya diam dan tak berdaya
Aku ingin seperti seekor burung  terbang bebas menorehkan tinta-tinta pengetahuan
Menegakkan panji-panji keadilan
Ya allah..
Ya Rabb..
Engkau yg maha mengetahui segala kegundahan ini
Jangan biarkan diri berlarut di dalam kegelapan
Nyalakan api yg dulu pernah membara
Yakinkan hati ini dengan cinta kasiMu
Sabarkanlah diri ini dalam berproses di HMI
Berdoa dan ikrar menjunjung tinggi syiarMu
Turut Al Quran dan hadist
Jagakanlah komitmen diri ini menorehkan tinta-tinta pengetahuan
Nurani yang sadar dan berpegang teguh pada YAKUSA

                                                                                                 Salam perjuangan,


                                                                                                 Heni wulandari

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

KERUDUNG AKSI

Kerudung ini mulai menari
Menjadi kerudung - kerudung aksi
Mencari secercah harap
Di bumi yang pengap

Kerudung - kerudung aksi
Berdiri kokoh berhimpun kohati
Hentikan perang dalam nurani
Bertahan di sepanjang sayap semesta
Dalam sunyi bersuara
Muslimat insan cita

Kerudung - kerudung aksi sebagai saksi
komitmen pada YAKUSA
Membangun rumah hijauHMI
Bersuara dalam independensi
Berjuang sebagai peran
Menegakkan panji - panji keadilan

Salam prjuangan,


Heny wulandari